Categories
Hidup Sehat

Bukan Fenomena Mistis Inilah Fakta Mengenai Lucid Dream

Bukan Fenomena Mistis Tidak sama seperti yang dipercaya beberapa orang, peristiwa lucid dream sesungguhnya tidak terkait dengan peristiwa gaib atau hal mistik spesifik. Nah, untuk mengenali lebih jauh bukti berkenaan lucid dream, baca penuturannya berikut ini.

Fakta-Fakta Berkenaan Lucid Dream
Jika Anda pernah merasakan lucid dream dan ingin tahu dengan hal itu, di bawah ini ialah beberapa bukti berkenaan lucid dream yang penting Anda ktetahui: Bukan Fenomena Mistis

1. Proses berlangsungnya lucid dream
Pada intinya, babak tidur terdiri jadi 2 tingkatan, yakni tingkatan rapid eye movement (REM) dan nonrapid eye movement (NREM). Bukan Fenomena Mistis

Saat tertidur, gelombang otak kadang masih aktif hingga Anda akan ada di babak tidur REM semakin lama. Gelombang otak yang aktif itu akan membuat Anda berasa ada di babak tertidur dan terbangun. Keadaan berikut yang membuat peristiwa mimpi, terhitung lucid dream, berlangsung.

2. Lucid dream berlainan dengan mimpi biasa
Waktu alami mimpi biasa, seorang umumnya akan lupa dengan detil narasi yang ada dalam mimpi esok harinya. Bahkan juga, dia pun tidak akan mengetahui jika lagi ada di alam mimpi.

Beda hal saat seorang alami lucid dream. Seorang yang alami ini akan ingat tiap detil dari mimpi yang dirasakannya. Orang yang alami lucid dream seolah-olah turut alami peristiwa yang ada dalam mimpinya. Perihal ini pula yang membuat seorang mempunyai kendalian atas lucid dream yang dia alami.
3. Lucid dream bukan masalah klinis
Lucid dream bukan satu masalah kesehatan yang penting Anda cermati. Menurut satu studi, nyaris tiap orang pernah merasakan lucid dream minimal 1x sepanjang umurnya. Bahkan juga, ada survey yang mengatakan jika seputar 55% orang dewasa pernah merasakan lucid dream.
Disamping itu, riset lain memperlihatkan jika lucid dream tidak mempunyai dampak negatif untuk kesehatan. Ini karena sejumlah besar orang yang merasakannya akan terjaga seperti umumnya pada pagi hari dan tidak rasakan capek atau tanda-tanda apa saja.
4. Meditasi dan peristiwa lucid dream
Beberapa penelitian memperlihatkan jika orang yang kerap meditasi kemungkinan lebih gampang alami lucid dream. Ini karena aktivitas meditasi bisa latih seorang untuk lebih santai dan tenang, hingga kualitas tidurnya lebih bagus dan lucid dream yang dirasakannya juga dapat berasa lebih riil.
Tetapi, ada juga teori yang mengatakan jika orang yang kerap bermeditasi lebih gampang masuk skema gelombang otak theta. Skema gelombang otak ini tercipta saat masuk babak tidur REM, yakni babak tidur waktu seorang gampang alami mimpi, terhitung lucid dream.
Lucid dream bukan keadaan yang beresiko dan tidak terkait dengan dogma atau hal mistik spesifik. Peristiwa ini umum berlangsung.